What is Denier?

Denier bukanlah nama kain. Melainkan istilah untuk menjelaskan ketebalan bahan (quantify the thickness of yarn). Denier menginterpretasikan bobot (dalam gram) satu serat kain atau filamen setiap 9000 meter. Bahan dengan kode denier (D) sendiri memiliki banyak sekali jenis. Antara lain 300D, 600D, 1680D, 1800D dan masih banyak lainnya. Kode tersebut menginterpretasikan bobot dan ketebalan bahan. Misal pada 1680D memiliki arti satu lembar filamen yang digunakan mempunyai bobot seberat 1680 gram per 9000 meter.

Kekuatan denier tidak diukur dari angka denier-nya. Artinya, belum tentu 420D lebih kuat dari 300D, atau sebaliknya. Kekuatan bahan pada denier ditentukan oleh material dasar penyusunnya. Nilai 300 , 420, dan lain sebagainya tersebut menggambarkan makin tebal, makin kaku, dan makin beratnya bahan tersebut. Sehingga secara sederhana bisa kita katakan, bahan 1680 D memiliki karakter lebih tebal dan berat daripada 420 D.

Kekuatan denier ditentukan oleh material dasar penyusunnya. Beberapa material dasar yang sering digunakan antara lain nylon dan polyester. Bahan nylon memiliki kekuatan yang lebih baik daripada material dasar Polyester. Atau dengan kata lain, 1680 D berbahan nylon akan lebih kuat dari 1680 D bahan polyester. Dalam aplikasinya di lapangan, kita akan lebih sering menemukan denier berbahan nylon (biasanya berwarna sangat glossy). Alasannya tentu karena serat nylon lebih kuat. Nylon memiliki kelebihan lebih tahan air (water resist).

Ref: http://musikazeshop.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *